Uncategorized

Sapi Bahagia, Produksi Susu Meningkat: Fakta di Balik Manajemen Kesejahteraan Ternak

Sapi perah adalah tipe hewan peliharaan yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan susu di negara kita. Banyaknya susu yang dihasilkan dipengaruhi oleh keadaan sekitar dan kesejahteraan sapi. Ketika sapi dirawat dengan baik, tidak hanya kesehatan mereka yang meningkat, tetapi juga kualitas dan jumlah susu yang mereka hasilkan menjadi lebih baik.

Mengelola kesejahteraan ternak berarti memberikan lingkungan yang nyaman, makanan yang baik, air bersih, dan perlakuan yang tidak membuat ternak merasa stres. Jika sapi merasa nyaman dan tenang, maka mereka bisa berfungsi dengan lebih baik, terutama dalam pencernaan, proses metabolisme, dan produksi susu. Sebaliknya, jika sapi mengalami stres akibat suhu tinggi, ruang kandang yang terlalu penuh, atau perlakuan yang kasar, maka jumlah susu yang mereka hasilkan bisa turun drastis.

Salah satu hal yang sangat penting untuk kesejahteraan sapi perah adalah kenyamanan kandang mereka. Kandang yang bersih, memiliki sirkulasi udara yang baik, dan tempat tidur yang lembut dapat membuat sapi beristirahat dengan baik. Sapi perah sebaiknya berbaring selama 10 hingga 14 jam setiap hari. Penelitian menunjukkan bahwa jika waktu berbaring berkurang satu jam, produksi susu bisa turun antara 1 hingga 2 liter dalam sehari.

Selain kenyamanan fisik, mengelola stres panas juga sangat penting. Suhu yang panas bisa membuat ternak kurang mau makan, bernapas lebih cepat, dan membuat keseimbangan hormon terganggu, sehingga produksi susu menjadi menurun. Memakai kipas, alat pendingin, atau semprotan air terbukti bisa menurunkan suhu tubuh sapi dan membantu meningkatkan produksinya.

Aspek lain yang juga penting adalah bagaimana manusia memperlakukan ternak. Hubungan baik antara peternak dan sapi, seperti memperlakukan dengan lembut saat memerah susu atau memberi makan, bisa membuat sapi merasa lebih aman. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sapi yang diberi perlakuan baik memiliki tingkat hormon stres (kortisol) yang lebih rendah, serta memproduksi susu yang lebih banyak dan stabil.

Penelitian-penelitian terbaru menunjukkan bahwa menerapkan manajemen kesejahteraan yang baik sangat berpengaruh positif pada peningkatan hasil produksi. Contohnya, studi oleh Polsky dan Von Keyserlingk pada tahun 2017 mengatakan bahwa sapi yang memiliki akses ke lingkungan yang nyaman dan bebas dari stres dapat menghasilkan susu yang memiliki kadar lemak dan protein lebih tinggi dibandingkan sapi yang dibesarkan dalam kondisi yang terbatas.

Penulis : Khatarina juwita
Sumber : https://lantbruketskunskapsbank.se/sites/default/files/documents/2025-03/1-s2.0-S0022030217308494-main.pdf
Sumber Gambar :
https://sapibagus.com/tag/sapi-perah/

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.