Uncategorized

Kok ayam makan kerikil?

Pernahkah kalian melihat ayam mematuk-matuk tanah? Jika diperhatikan, ayam yang dipelihara dengan sistem umbaran, seperti ayam kampung akan sibuk mengais tanah untuk mendapatkan sesuatu yang bisa dimakan. Pada saat itu pula, kita dapat menyimpulkan bahwa ayam sedang mencari biji-bijian yang tertimbun ditanah. Namun, ternyata ayam juga memakan kerikil atau batu-batuan kecil. Pada dasarnya ayam adalah pemakan biji-bijian kalian tahu sendiri biji-bijian ada yang keras dan pastinya sulit untuk dicerna, oleh sebab itu makanan yang masuk dari kerongkongan tidak langsung menuju lambung, makanan tersebut akan berhenti di tembolok untuk sementara waktu. Secara anatomi, sistem pencernaan unggas berbeda dengan sistem pencernaan pada mamalia yang mana unggas tidak mempunyai gigi untuk mengunyah. Makanan disimpan di dalam tembolok untuk dilunakkan oleh getah yang dihasilkan tembolok sebelum menuju ke proventikulus.
Lalu apa tujuannya ayam memakan kerikil? sebenarnya bukan hanya ayam saja yang makan kerikil bahkan hampir semua unggas memakan bebatuan dan kerikil. Ayam makan kerikil supaya biji-bijian yang mereka makan bisa lebih halus saat diproses dalam ampela. Semakin halus biji-bijian yang mereka makan, semakin banyak pula zat makanan yang bisa diserap oleh tubuh ayam. Semakin banyak zat yang diserap, maka tubuh ayam akan semakin gemuk dan sehat. Setelah semua zat makanan terserap dengan baik tinggal ampasnya lah yang akan keluar, dan uniknya ampas tersebut akan keluar bersama dengan kerikil yang dia makan tadi loh.
Wah… tidak disangka ya, ternyata ayam suka makan kerikil. Namun, perlu diketahui juga bahwa ayam tidak selalu memakan kerikil, mereka tahu kapan harus mulai makan kerikil saat ampela sudah kekurangan kerikil kemudian berhenti saat ampela sudah terisi kerikil.
Penulis: Kejora Asa Putri (Nutrisi dan Teknologi Pakan Ternak 2019).

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.