Protein yang terdapat di telur merupakan protein berkualitas tinggi yang mengandung semua asam amino essensial dengan nilai biologis yang tinggi. Telur merupakan pangan asal ternak yang kaya akan gizi. Kandungan gizi per 100 g telur ayam radalah 1,13% abu 12,76% protein, 12,08% lemak, energi 190 kkal, Vitamin A, dan mineral 256,0 mg.
BEBERAPA MANFAAT TELUR BAGI KESEHATAN
Telur dapat mencegah bahkan malnutrisi pada anak-anak, membantu peningkatan otot rangka, mencegah sarcopenia pada orang dewasa yang lebih tua, agen hipotensi, melindungi dari penyakit kanker, serta dapat membantu progran diet untuk penurunan berat badan.
Anak yang mengonsumsi telur setiap hari, memiliki pertumbuhan tinggi badan yang ebih cepat dibandingkan dengan anak yang tidak mengonsumsi telur. Selain protein kualitas tinggi telur juga mengandung lutein, zeaxantin, kolin, vitamin D, selenium, dan vitamin A yang sangat penting untuk melindungi tubuh dari penyakit kronis.
BAHAYA TELUR BAGI TUBUH
Penyajian telur mentah memiliki risiko keracunan bakteri salmonella sehingga membuat perut terasa mual, muntah bahkan diare. Pemasakan telur yang overcook juga dapat menurunkan kandungan nutrisi telur, menurunkan tingkat kecernaan sehingga berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Cara penyajian telur yang tepat adalah dimasak. Selain dampak buruk adanya mikroba-mikroba patogen yang ikut masuk ke dalam tubuh, mengonsumsi telur mentah juga menurunkan kecernaan telur. Telur matang dapat digunakan oleh tubuh 91%, sedangkan telur mentah hanya 51%. Protein avidin yang ada pada telur mentah akan mengikat biotin sehingga tidak dapat diserap oleh tubuh.
Teknik pemasakan telur yang terbaik adalah dengan cara dimasak selama 10 -12 menit di dalam air menididih sehingga masak sempurna. Pemasakan telur dengan suhu tinggi dan waktu yang lama dapat menyebabkan
terjadinya overcooked dan menimbulan reaksi mailard. Reaksi mailard dapat menimbulkan sejumlah efek negatif seperti penurunan waktu simpan pangan, kerusakan asam amino essensial, rusaknya vitamin B1 dan B6, serta penurunan kecernaan pangan.
penulis : Dilla Vrisca Ivanti

